TUGAS
MANAJEMEN
KELAS DI SD
TENTANG
BELAJAR
DAN MENGAJAR

OLEH:
OKTAMIL
CHANIA
1620195
DOSEN
PENGAMPU: YESSI RIFMASARI, M.Pd
PENDIDIKAN
GURU SEKOLAH DASAR (PGSD)
SEKOLAH
TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN (STKIP)
ADZKIA
PADANG
2019
A.
Pengertian
belajar dan Mengajar
Menurut Skinner, seperti dikutuip Barlow (1985)
dalam bukunya Educational Psychology: The Teaching Learning Process,
berpendapat bahwa belajar adalah suatu proses adaptasi atau penyesuaian tingkah laku yang berlangsung
secara progresif. Belajar adalah sebagai
proses perubahan perilaku, akibat interaksi individu dengan lingkungan.
Sedangkan menurut Nasution (1995:4) memberikan definisi mengajar yang
lengkap sebagai berikut:
1.
Mengajar adalah menanamkan pengetahuan kepada anak.
2.
Mengajar adalah menyampaikan kebudayaan kepada anak.
3. Mengajar
adalah suatu aktivitas mengorganisir atau mengatur lingkungan sebaik-baiknya
dan menghubungkan dengan anak sehingga terjadi proses belajar.
Proses belajar mengajar merupakan inti dari proses
pendidikan secara keseluruhan dengan guru sebagai pemegang peranan yang utama.
Peranan guru adalah menciptakan serangkaian tingkah laku yang saling berkaitan
yang dilakukan dalam suatu situasi tertentu serta berhubungan dengan kemajuan
perubahan tingkah laku dan perkembangan siswa yang menjadi tujuannya.
(Wrightman, 1977)
Keberhasilan siswa dalam belajar sangat ditentukan
oleh strategi pembelajaran yang dilakukan oleh guru. Guru dituntut untuk
memahami komponen-komponen dasar dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran di
dalam kelas. Oleh karena itu guru dituntut untuk paham tentang filosofis dari
mengajar dan belajar itu sendiri
Mengajar merupakan suatu proses yang kompleks.
Mengajar adalah segala upaya yang disengaja dalam rangka memberi kemungkinan
bagi siswa untuk terjadinya proses belajar sesuai dengan tujuan yang
dirumuskan.
B.
Prinsip-prinsip
Belajar dan Mengajar
1. Prinsip-prinsip
Belajar
a. Untuk
dapat belajar dengan baik, siswa membutuhkan suasana yang wajar, tanpa tekanan.
b. Untuk
dapat belajar dengan baik, siswa membutuhkan suasana yang merangsang
c. Dalam
proses belajar mengajar, siswa sering membuthkan bimbingan dan bantuan guru
d. Dalam
Proses Belajar mengajar, siswa membuthkan kesempatan untuk berkomunikasi, baik
dengan guru, teman, maupun dengan lingkungannya Kebutuhan siswa akan poin 1,2,3
dan 4 berbeda dalam ragam dan kadarnya. (Conny Semiawan, 1988 : 63)
2. Prinsip
mengajar
Menurut James L Marsell
James
L Marsell mengemukakan 6 prinsip mengajar yaitu:
a. Prinsip konteks
b. Prinsip fokus
c. Prinsip urutan
d. Prinsip evaluasi
e. Prinsip individualisasi Prinsip sosialisasi
(Marsell, James L; 1954: 69 – 119).
(Marsell, James L; 1954: 69 – 119).
C.
Keterampilan
mengajar
Jenis-jenis keterampilan mengajar terbatas,
mempunyai rentangan dari yang sederhana sampai yang kompleks, dari yang
mengimplementasikan guru sebagai pusat keaktifan sampai kepada penciptaan
situasi yang memberi kesempatan kepada siswa untuk melakukan kegiatan secara
optimal. Jenis–jenis keterampilan mengajar tersebut meliputi:
1. Keterampilan
Bertanya (Dasar dan Lanjutan)
2. Keterampilan Memberi
Penguatan
3. Keterampilan Mengadakan
Variasi
4. Keterampilan Menjelaskan
5. Keterampilan Membuka dan
Menutup Pelajaran
6. Keterampilan Memimpin
Diskusi Kelompok Kecil
7. Mengajar Kelompok Kecil dan Perorangan
DAFTAR PUSTAKA.
Barlow,
Daniel Lenox, 1985, Educational Psychology: The Teaching-Learning Process,
Chicago: The Moody Bible Institute
Mursell,
James L., Succesful Teaching, New York: Me Graw-Hill Company, 1954
S. Nasution. 1995. Didaktik Asas-asas Mengajar.
Jakarta, Bumi Aksara