Senin, 29 Juli 2019

Belajar Dan Mengajar



TUGAS
MANAJEMEN KELAS DI SD
TENTANG
BELAJAR DAN MENGAJAR

OLEH:
OKTAMIL CHANIA
1620195

DOSEN PENGAMPU: YESSI RIFMASARI, M.Pd


PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR (PGSD)
SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN (STKIP)
ADZKIA PADANG
2019


A.    Pengertian belajar dan Mengajar
Menurut Skinner, seperti dikutuip Barlow (1985) dalam bukunya Educational Psychology: The Teaching Learning Process, berpendapat bahwa belajar adalah suatu proses adaptasi  atau penyesuaian tingkah laku yang berlangsung secara progresif.  Belajar adalah sebagai proses perubahan perilaku, akibat interaksi individu dengan lingkungan.
Sedangkan menurut Nasution (1995:4) memberikan definisi mengajar yang lengkap sebagai berikut:
1.      Mengajar adalah menanamkan pengetahuan kepada anak.
2.      Mengajar adalah menyampaikan kebudayaan kepada anak.
3.      Mengajar adalah suatu aktivitas mengorganisir atau mengatur lingkungan sebaik-baiknya dan menghubungkan dengan anak sehingga terjadi proses belajar.
Proses belajar mengajar merupakan inti dari proses pendidikan secara keseluruhan dengan guru sebagai pemegang peranan yang utama. Peranan guru adalah menciptakan serangkaian tingkah laku yang saling berkaitan yang dilakukan dalam suatu situasi tertentu serta berhubungan dengan kemajuan perubahan tingkah laku dan perkembangan siswa yang menjadi tujuannya. (Wrightman, 1977)
Keberhasilan siswa dalam belajar sangat ditentukan oleh strategi pembelajaran yang dilakukan oleh guru. Guru dituntut untuk memahami komponen-komponen dasar dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran di dalam kelas. Oleh karena itu guru dituntut untuk paham tentang filosofis dari mengajar dan belajar itu sendiri
Mengajar merupakan suatu proses yang kompleks. Mengajar adalah segala upaya yang disengaja dalam rangka memberi kemungkinan bagi siswa untuk terjadinya proses belajar sesuai dengan tujuan yang dirumuskan.
B.     Prinsip-prinsip Belajar dan Mengajar
1.      Prinsip-prinsip Belajar
a.       Untuk dapat belajar dengan baik, siswa membutuhkan suasana yang wajar, tanpa tekanan.
b.      Untuk dapat belajar dengan baik, siswa membutuhkan suasana yang merangsang
c.       Dalam proses belajar mengajar, siswa sering membuthkan bimbingan dan bantuan guru
d.      Dalam Proses Belajar mengajar, siswa membuthkan kesempatan untuk berkomunikasi, baik dengan guru, teman, maupun dengan lingkungannya Kebutuhan siswa akan poin 1,2,3 dan 4 berbeda dalam ragam dan kadarnya. (Conny Semiawan, 1988 : 63)
2.      Prinsip mengajar
Menurut James L Marsell
James L Marsell mengemukakan 6 prinsip mengajar yaitu:
a.       Prinsip konteks
b.      Prinsip fokus
c.       Prinsip urutan
d.      Prinsip evaluasi
e.       Prinsip individualisasi Prinsip sosialisasi
(Marsell, James L; 1954: 69 – 119).

C.    Keterampilan mengajar
Jenis-jenis keterampilan mengajar terbatas, mempunyai rentangan dari yang sederhana sampai yang kompleks, dari yang mengimplementasikan guru sebagai pusat keaktifan sampai kepada penciptaan situasi yang memberi kesempatan kepada siswa untuk melakukan kegiatan secara optimal. Jenis–jenis keterampilan mengajar tersebut meliputi:
1. Keterampilan Bertanya (Dasar dan Lanjutan)
2. Keterampilan Memberi Penguatan
3. Keterampilan Mengadakan Variasi
4. Keterampilan Menjelaskan
5. Keterampilan Membuka dan Menutup Pelajaran
6. Keterampilan Memimpin Diskusi Kelompok Kecil
7. Mengajar Kelompok Kecil dan Perorangan






DAFTAR PUSTAKA.
Barlow, Daniel Lenox, 1985, Educational Psychology: The Teaching-Learning Process, Chicago: The Moody Bible Institute
Mursell, James L., Succesful Teaching, New York: Me Graw-Hill Company, 1954
S. Nasution. 1995. Didaktik  Asas-asas Mengajar. Jakarta, Bumi Aksara